SUMEDANG – Pemerintah Desa Pasirnanjung bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Pasirnanjung menggelar Pasar Leuweung di Taman Wisata Pasirnanjung Geulis, Dusun Pangkalan RT 01/RW 11, Desa Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu (23/8/2026).
Mengusung tema “Menguatkan Ekonomi, Menjunjung Tradisi”, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempromosikan produk masyarakat sekitar kawasan hutan sekaligus mengembangkan ekonomi kreatif, ekowisata, dan pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal.
Pasar Leuweung menampilkan produk Kelompok Tani Hutan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertunjukan seni budaya, lomba mewarnai, senam sehat, penjualan sembako murah, pembagian bibit tanaman gratis, serta pengundian hadiah.
Pelaku UMKM juga memperoleh pelayanan terkait perizinan pangan industri rumah tangga (PIRT), nomor induk berusaha (NIB), sertifikasi halal, dan layanan pendukung lainnya. Fasilitas tersebut diharapkan membantu masyarakat meningkatkan legalitas, mutu, dan jangkauan pemasaran produknya.
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana, S.T., M.Sc.; Kepala UPTD P2HH Kabupaten Sumedang Ketut Donny Djatmiko, S.H.; Kepala CDK Wilayah IX Agus Sukondi, S.Hut., M.Si.; Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang; serta Kepala DPMD Kabupaten Sumedang Widodo Heru Prasetyawan, A.P., M.M.
Hadir pula Camat Cimanggung Drs. Agus Wahyudin, M.Si.; Kapolsek Cimanggung Kompol Aan Supriatna, S.A.P.; Danramil 1014/Cimanggung Kapten Inf Obos Sambas; Kepala Desa Pasirnanjung Susi Herawati; Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Pasirnanjung; tokoh agama, tokoh masyarakat, warga, serta tamu undangan.
Dodit Ardian Pancapana mengapresiasi penyelenggaraan Pasar Leuweung sebagai inovasi untuk memperkenalkan hasil hutan bukan kayu dan potensi ekonomi masyarakat. “Pasar Leuweung tidak hanya menjadi sarana promosi produk, tetapi juga wahana edukasi dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan, ” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, KTH, Lembaga Masyarakat Desa Hutan, dan pihak terkait perlu terus diperkuat. “Pemanfaatan potensi hutan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestariannya serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, ” katanya.
Susi Herawati berharap Pasar Leuweung dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat sektor ekowisata dan perekonomian lokal. “Kami ingin kegiatan ini memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi produk UMKM sekaligus meningkatkan kecintaan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan, ” ungkapnya.
Kehadiran Kapten Inf Obos Sambas bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Cimanggung menjadi bentuk dukungan terhadap kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Pasar Leuweung diharapkan memperkuat pengembangan ekonomi hijau, kemandirian masyarakat, serta pemanfaatan potensi kawasan hutan secara bertanggung jawab di Kabupaten Sumedang. (PERS)
